5 Komponen Shock Absorber dan Fungsinya

Advertisement
tampilan komponen shock absorber

Komponen Shock Absorber – Shock absorber atau sering juga pengguna kendaraan sebagai kompresor mobil merupakan komponen penting dalam operasional kendaraan.

Keberadaannya sangat membantu kendaraan dan penumpang dalam rutinitas berkendara. Bagi kendaraan, shock absorber membantu meredam guncangan yang berpotensi merusak badan (body) dan komponen lain.

Sementara bagi pengemudi dan penumpang, peran shock absorber sangat bermanfaat untuk menjaga kenyamanan berkendara. Guncangan yang berhasil teredam juga menjadikan kendaraan lebih stabil dan mudah Anda kendalikan.

Baca juga:

Apa Itu Shock Absorber? Mengenal 3 Manfaat Utama

Tidak banyak dipahami pengguna kendaraan, komponen shock absorber merupakan elemen yang memanfaatkan mekanika fluida. Di dalamnya terdapat beberapa bagian yang memiliki fungsi berbeda.

Shock absorber mengolah gerak piston di dalamnya saat kendaraan bergerak. Hal tersebut bertujuan untuk memanipulasi tekanan fluida di dalam shock absorber.

Pola gerak tersebut menjadi rutinitas utama dalam menurunkan oskilasi pada kendaraan. Oskilasi merupakan guncangan yang terjadi pada badan kendaraan akibat pengaruh dari luar.

Berikut ulasan STYLESPORTIF tentang komponen shock absorber yang mungkin Anda perlukan dalam mengenal dan merawat kendaraan.

Daftar Isi

Tabung Shock

Bilstein Shocks edited

Komponen shock absorber yang tampak dari sisi luar adalah tabung shock. Tabung tersebut mewadahi seluruh kompenen yang menunjang fungsi shock absorber.

Terdapat dua jenis shock absorber yang banyak kendaraan aplikasikan pada mekanisme peredam kejut, yakni tabung tunggal dan ganda/kembar. Namun jenis tabung tunggal menjadi pilihan yang lebih populer.

Piston

PISTONE FORO12 ALTO newband edited 1

Shock absorber juga memiliki piston yang berada di dalam tabung shock. Piston menjadi pengatur utama volume fluida di dalam tabung shock agar selalu dalam keadaan terkompresi.

Batang Piston

Batang piston merupakan komponen shock absorber yang terhubung langsung ke luar perangkat. Komponen batang piston berguna menjadi penghubung piston di dalam tabung dengan poros roda.

Dengan terhubungnya piston dan poros roda, komponen di dalam tabung shock absorber akan bergerak sesuai kecepatan dan putaran roda kendaraan.

Baca juga:

12 Nama Komponen AC dan Fungsinya Lengkap

Katup Piston

Pada bagian piston, terdapat katup yang membatasi ruang antara bagian atas dan bawahnya. Bagian katup piston menjadi jalur utama yang berperan mengatur volume fluida dalam shock absorber.

Fluida

fluida merupakan bagian dari komponen shock absorber

Elemen fluida dalam shock absorber menjadi bagian yang paling bertanggung jawab dalam meredam guncangan. Komponen ini menjadi agen yang memanipulasi volume dan tekanan dalam shock absorber.

Perannya membantu badan kendaraan menerima lebih sedikit benturan dan guncangan selama pergerakan. Kekentalannya yang tinggi dan licin juga menyebabkan fluida di dalam shock absorber disebut oli shock.

Baca juga:

Jenis Jenis Oli Mobil dan Fungsinya

Dalam rutinitas perawatannya, fluida pada shock absorber atau oli shock perlu diganti secara berkala. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga kualitas dan kinerja shock absorber.

Oli shock umumnya diganti secara berkala setiap kendaraan telah mencapai 20.000 km jarak tempuh atau durasi penggunaan dua tahun pemakaian. Kedua indikator tersebut merupakan batas akhir.

Sehingga akan lebih ideal apabila penggantian Anda lakukan sebelum mencapai waktu atau jarak tersebut. Hal tersebut akan berdampak pada daya tahan dan kinerja shock absorber kendaraan Anda.

Perawatan Shock Absorber

tampilan komponen shock absorber belakang

Dengan tingginya penggunaan kendaraan di Indonesia, setiap komponen harus Anda perhatikan. Rutinitas tersebut menjaga kendaraan tetap berada dalam performa maksimal. Selain itu, perhatian pada kendaraan dapat melindungi Anda dari resiko kecelakaan akibat komponen yang rusak atau tidak berfungsi ideal.

Mengenal komponen kendaraan Anda juga menghindarkan dari resiko penipuan yang dapat terjadi. Resiko tersebut berhubungan dengan layanan yang tidak bertanggung jawab ataupun vendor yang memberi informasi keliru tentang kendaraan Anda.

Selain mengenal dan memahami cara kerja komponen kendaraan, Anda juga perlu memahami cara merawatnya. Hal tersebut berlaku juga pada komponen shock absorber.

Baca juga:

7 Rekomendasi Alat Charger Aki Mobil Terbaik

Terdapat beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menjaga performa dan usia shock absorber, antara lain dengan menghindari jalanan berlubang dalam berkendara. Apabila terpaksa, maka Anda perlu mengemudi secara perlahan pada jalur tersebut.

Selain itu, lakukan perawatan dengan mengganti oli shock sesuai dengan rekomendasi montir terpercaya. Rutinlah berkonsultasi dengan layanan perbaikan terpercaya untuk mendapat saran perawatan terbaik. ***

Leave a Comment