Ciri-Ciri, Penyebab, Cara Memperbaiki, dan Biaya Service Alternator Mobil

biaya service alternator mobil
Perbaikan Alternator

Salah satu komponen yang memiliki peran penting pada mobil adalah alternator. Jika mengalami kerusakan, biaya service alternator mobil ini cukup mahal karena bisa mencapai ratusan ribu sampai belasan juta rupiah tergantung jenis mobilnya.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui ciri-ciri alternator yang rusak, penyebabnya, serta cara merawatnya.

Baca Juga : Cara Kerja Alternator Mobil, Pengertian, Komponen dan Fungsinya

Ciri-Ciri Alternator Mobil Rusak

ciri alternator mobil rusak
Lampu indikator aki menyala tanda alternator rusak

Ketika mengalami kerusakan, ada beberapa tanda-tanda yang ditampakkan oleh alternator mobil yang rusak.

1. Lampu Mobil Terlalu Redup Atau Terlalu Terang

Untuk mendeteksi alternator yang bermasalah maka dapat melihat melalui lampu depan mobil. Apabila lampu bagian depan mobil terlihat terlalu terang maupun terlalu redup, maka dapat disimpulkan bahwa alternator mobil mengalami kerusakan.

Lampu yang terlalu terang pada mobil biasanya disebabkan karena overcharge. Jadi daya yang dihasilkan melebihi 15 volt sehingga air aki cepat mendidih dan panas yang menyebabkan aki soak.

2. Timbul Suara Bising

Ketika mengemudi mobil dan timbul suara terlalu bising, berhati-hatilah karena itu menjadi salah satu tanda alternator mobil yang rusak.

Oleh karena itu cobalah cek bagian alternator mobil. Umumnya hal ini terjadi karena bearing pada alternator tidak mendapatkan perawatan rutin. Selain itu juga dapat disebabkan karena diode rectifier alternator yang putus.

3. Mobil Tidak Dapat Distarter

Kerusakan pada alternator akan mempengaruhi pengisian ke aki, apabila suplai listrik dari alternator kurang, akan menyebabkan aki kurang setrum. sehingga mobil tidak bisa distarter.

Sebaliknya apabila pengisian dari alternator berlebihan maka akan menyebabkan aki cepat rusak atau sel putus. hal itu tentunya menyebabkan mobil tidak bisa distarter.

4. Lampu Indikator Mobil Menyala

Ketika mobil mengalami masalah, biasanya lampu indikator akan menyala terus. Begitu juga ketika alternator mengalami kerusakan, maka menyebabkan tidak dapat mengalirkan arus ke sistem kelistrikan mobil. Hal ini dapat ditandai dengan menyalanya lampu indikator aki pada dasboard mobil.

5. Bau Hangus

Kerusakan alternator juga dapat ditandai dengan terciumnya bau hangus. Hal ini dapat terjadi karena kerja mesin yang melebihi batas sehingga alternator pun tidak dapat berfungsi dengan baik.

Jika mendapati tanda-tanda tersebut, maka perlu memperbaiki alternator mobil. Siapkan biaya service alternator mobil atau untuk menggantinya sekaligus.

Baca Juga : Simak 5 Cara Jumper Aki Mobil Dengan Kabel Mudah dan Aman

Penyebab Kerusakan Alternator Mobil

Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan alternator mobil mengalami kerusakan. Berikut ini merupakan beberapa faktor penyebab masalah tersebut.

  • Terdapat sejumlah partisi alternator yang putus atau kendor.
  • Menggunakan aksesoris elektronik yang membutuhkan daya besar, yang akhirnya menjadi beban pada konsumsi energi listrik.
  • Output energi yang dihasilkan oleh alternator tidak sesuai dengan standar atau disebut dengan overcharge.
  • Beberapa komponen pada alternator mengalami kerusakan atau tidak layak pakai sehingga aliran arus listrik terhambat.

Cara-Cara Untuk Memperbaiki Alternator Mobil

cara memperbaiki alternator
Gambar : manorracing

Jika sudah mengetahui letak kerusakan alternator, maka ada beberapa cara memperbaiki alternator mobil yang dapat dilakukan. Namun tentunya ini membutuhkan sejumlah biaya perbaikan alternator mobil jika ingin menggantinya dengan yang baru.

1. Cek Bagian Bearing Alternator

Untuk melakukan pengecekan, maka membutuhkan pulley dengan menggunakan dynamo tester. Pada bearing alternator ada sebuah komponen yang disebut rumah bearing.

Cobalah cek bagian tersebut dengan baik. Jika ada komponen yang mengalami keretakan, gantilah dengan komponen baru.

2. Bersihkan Semua Bagian Alternator

Selanjutnya yaitu bongkar bagian alternator dengan hati-hati supaya tidak menyebabkan kerusakan. Hal ini juga perlu dilakukan untuk bearing yang sebelumnya telah dicek. Setelah itu, bersihkan seluruh bagian alternator.

3. Lakukan Pengukuran Bagian Alternator

Sangat penting untuk mengukur bagian alternator yang dibongkar. Hal ini bertujuan untuk memastikan bagian tersebut memiliki ukuran yang masih utuh atau berkurang. Jika ada yang berkurang maka bagian tersebut perlu diganti menggunakan komponen yang baru. Untuk harga dan biaya service alternator mobil pun beragam sesuai model alternator.

Beberapa bagian yang perlu diukur antara lain adalah sebagai berikut.

  • Brush alternator (minimal 4mm)
  • Ring rotor alternator (minimal diameter 12,5mm). Jika ada kecacatan, segeralah untuk membubut. Bagian ini juga perlu mempunyai ukuran tahanan sekitar 1,5 sampai 4 ohm.
  • Gulungan strator (minimal ketahanan 20 ohm).

4. Satukan Kembali Semua Bagian Alternator

Jika pengukuran telah selesai, semua bagiannya dipasang seperti semula. Namun jangan pasang piring langsung dan semua bagian pada alternator ke mobil.

Cobalah untuk melakukan pengetesan menggunakan dinamo tester. Jika sudah dapat menjalankan fungsi dengan baik maka dapat memasangnya langsung ke mobil.

Baca Juga : 5 Komponen Shock Absorber dan Fungsinya

Biaya Service Alternator Mobil

Jika tidak mengetahui otomotif dan kelistrikan mobil maka tidak dapat memperbaiki alternator yang rusak sendiri. Jadi solusinya adalah dengan membawanya ke bengkel yang terpercaya. Untuk gambaran biaya service alternator mobil kurang lebih adalah sebagai berikut.

Saat di bengkel, akan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu pada alternator mobil. Pemeriksaannya meliputi tingkat korosi, voltase, dan seberapa parah kerusakan alternatornya. Apabila kerusakannya ringan, maka cukup diperbaiki saja.

Biaya perbaikan juga menyesuaikan tipe mobil serta tingkat kerusakan tersebut. Namun untuk mobil jenis MPV, harga service alternator mobil umumnya berkisar antara Rp200-300 ribu. Biaya ini belum termasuk biaya penggantian komponen yang sudah tidak dapat diperbaiki lagi.

Namun jika kerusakannya parah, maka perlu mengganti alternator. Harga alternatornya pun berbeda-beda sesuai dengan modelnya. Namun umumnya, harga alternator mobil sekitar Rp700 ribu hingga Rp8 juta, menyesuaikan jenis mobilnya.

Jika memperbaiki di bengkel khusus alternator akan lebih terjamin. Biasanya, biaya service maupun harga alternator untuk mobil keluaran Jepang lebih terjangkau dibandingkan mobil keluaran Eropa. Untuk mobil keluaran Eropa harganya bisa mencapai Rp15 juta jika di bengkel khusus.

Baca Juga : Daftar Harga Aki Mobil GS Astra, Lengkap dan Terbaru 2022!

Demikianlah beberapa informasi mengenai biaya service alternator mobil yang perlu diketahui. Karena membutuhkan biaya yang tidak sedikit, usahakan untuk melakukan perawatan alternator dengan baik.